Topik Terkini

Satresnarkoba Polres Metro Amankan Satu Warga Ganjaragung

POJOKPESISIR.COM, METRO – Belum sempat menikmati narkotika jenis sabu-sabu yang dibeli, pria dengan inisial WR (42) diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro di rumahnya Jalan Nusa Indah, Kelurahan Ganjaragung, Kecamatan Metro Barat.

Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) IPTU AE Siregar mengutarakan, penangkapan WR berlangsung pada Kamis (21/7/2022) sekira pukul 23.30 WIB.

“Anggota Satresnarkoba mengamankan satu orang berinisial WR usia 42 tahun saat berada di rumahnya Jalan Nusa Indah, Kelurahan Ganjaragung, Kecamatan Metro Barat, kota Metro,” ujar Kasatresnarkoba IPTU AE Siregar saat dikonfirmasi pojokpesisir.com, Sabtu (23/7/2022).

Dari tangan WR, polisi mengamankan narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,38 gram yang hendak dikonsumsi pribadi.

“Setelah penggeledahan ditemukan sebuah plastik klip bening ukuran Kecil berisikan butiran kristal bening yang di duga Narkotika jenis Sabu seberat 0,38 gram,” beber Kasatresnarkoba.

IPTU AE Siregar mengatakan, WR mendapatkan barang haram tersebut lantaran membeli dari salah satu rumah yang berada di daerah Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tigeneneng, Kabupaten Pesawaran.

“Dia (WR) membeli dari seseorang yang ditemui dalam sebuah rumah di Gunung Sugih Baru dengan harga Rp200 ribu,” tambahnya.

Setelah transaksi, WR berniat akan menikmati barang tersebut sendiri. Namun, ulahnya tercium oleh anggota Satresnarkoba Polres Metro yang langsung menggelandang WR ke Mapolres Metro.

“Barang bukti belum digunakan oleh yang bersangkutan yang akan digunakan sendiri,” lanjutnya.

WR mengaku, bahwa tindakan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu sudah dijalaninya sejak Februari 2022 silam.

“Belum terlalu lama, dari bulan Februari WR pertama kali menggunakan sabu-sabu,” punkas Kasatresnarkoba IPTU AE Siregar.

Tersangka dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,38 gram berada di Mapolres Metro guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, WR terancam Pasal 112 Ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp800 juta. (Martin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button