Daerah

Program Hapus Tato Massal Cabang Pondok An-Najach Magelang Di Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR, Hijrah banyak terkandung hikmah yang dapat dilihat secara langsung dampaknya Salah satunya keinginan kuat menghapus tato.

 

Nah puluhan pria dari berbagai kalangan usia bahkan beberapa wanita mengikuti hapus tato massal secara gratis di Program Hapus Tatto Lampung Timur Cabang Ponpes An-Najach Magelang, Di Dusun 2 Rt 06/Rw 03, Desa Mataram Baru Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur. Minggu (26/06/22).

 

Acara hapus tatto masal ini merupakan bakti sosial, yang berpusat berada di Pondok AN-NAJACH, Koripan, Dawung, Tegalrejo, Magelang, Jawa tengah.

 

Beberapa pria berpeci tampak telaten menempelkan solatip warna hitam mengikuti bentuk tato, Mereka tampak silih berganti peran melayani puluhan orang yang hari itu memenuhi rumah tersebut. Jika ada yang kebagian menempelkan solatip, ada juga yang bertugas mengoleskan cairan warna hitam ke tato, Cairan itulah yang dijadikan metode penghapusan tato.

Pemegang program hapus tatto An-Najach, Ahmad Jumanun mengatakan, penghapusan tato ini dilakukan secara manual menggunakan enam obat kimia yang dicampur menjadi satu. Menurutnya, penghapusan tato dengan metode ini bisa menghilangkan tato dalam sekali oles. Setelah itu, pemilik tato tinggal menghilangkan bekasnya seperti menghilangkan bekas luka.

 

“Untuk pencampuran obatnya, kami juga berkonsultasi dengan pihak dokter. Jadi tidak sembarangan,” tambah Ahmad.

 

Menurutnya, perbedaan dengan hapus tato menggunakan laser adalah, kalau menggunakan laser cara kerjanya harus bertahap. Jadi untuk satu bagian tato bisa sampai enam kali, bahkan ada yang sampai 10 kali. Namun, kalau dengan cara pengobatan ini, hanya satu kali proses, tinta bisa terangkat, dan tidak ada pengulangan lagi.

Menurutnya, perbedaan dengan hapus tato menggunakan laser adalah, kalau menggunakan laser cara kerjanya harus bertahap.  Jadi untuk satu bagian tato bisa sampai enam kali, bahkan ada yang sampai 10 kali. Namun, kalau dengan cara pengobatan ini, hanya satu kali proses, tinta bisa terangkat, dan tidak ada pengulangan lagi.

 

“Cara ini ditemukan awalnya dari santri kita yang mempunyai tato dan ingin menghapusnya. Nah karena berhasil, akhirnya kami mempraktikkannya ke masyarakat untuk membantu,” jelasnya.

 

Lalu untuk caranya, lanjut Ahmad, pertama kulit di area yang dekat dengan tato diberi solatip hitam terlebih dahulu. Kemudian kulit yang ada tatonya diolesi dengan obat sebanyak tiga kali pengolesan.

 

“Olesan pertama selama 5 menit, kemudian obat diambil dan diolesi lagi selama 4 menit, dan terakhir diolesi lagi selama 3 menit,” jelasnya panjang.

 

Kemudian setelah pengolesan 3 kali, maka bagian tubuh yang ditato dibasuh menggunakan air, dan hasilnya akan terlihat setelah satu minggu.

 

“Setelah dibasuh, nanti setelah satu minggu luka akan mengering, dan tinta akan memudar, kita juga memberikan obat paracetamol dan antibiotik untuk peserta,” ucap AHmad

 

Dalam program hapus tatto masal ini peserta tidak harus muslim, namun non muslim diperbolehkan. Jelas Ahmad.

 

Aini (22) merupakan satu di antara puluhan orang yang mengikuti hapus tato. Wanita ini bertekad membersihkan gambar tato di tubuhnya karena ingin berhijrah.

 

Aini mengenal tato sejak 2 tahun lalu, ketika dirinya hanya ikut-ikutan dengan rekan-rekannya yang beranggapan memiliki tato di tubuhnya.

 

“Setelah belajar ilmu agama, saya merasa risih dan malu kepada Allah bahkan orang tua dengan tato yang ada di tangannya,” kata Aini.

 

Yang pasti saya ingin hijrah berkeinginan mengubah jalan hidup setelah belajar ilmu agama. Jelas Aini.

 

Endang Suryani (35) pengurus sekaligus yang berketempatan Program Hapus Tatto Masal Lampung Timur Cabang Ponpes An-Najach Magelang acara ini digelar tanpa dipungut biaya kepada peserta. hanya kalau ingin infak atau bersedekah untuk pondok diperbolehkan, sedangkan Antusias warga mengikuti hapus tato begitu tinggi, peserta bukan hanya dari Lampung Timur.

 

“Saya juga sempat memiliki tatto lalu datang ke pondok An-Najach, untuk mencoba mengikuti penghapusan tatto oles, Alhamdulillah tatto saya sekarang sudah bersih”.

 

Proses hapus tato dilakukan secara bertahap dengan menggunakan metode oles. Melihat antusias warga, ke depannya program Hijrah hapus tatto Lampung Timur Cabang Ponpes An-Najach Magelang, akan kembali kami adakan, dan berharap antusias warga Lampung timur bahkan Lampung semakin tinggi. Jelas Endang. (Benny)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button