Daerah

Kejagung RI Beri Catatan Apik Ke Kejaksaan Negeri Metro

POJOKPESISIR.COM, METRO – Tim Penilai Internal (TPI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia berikan catatan apik kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Dr Asri Agung, Sekretaris JAMWAS Kejagung RI saat melakukan penilaian Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Kantor Kejari Kota Metro, Senin (20/6/2022).

 

“Intinya kita dari tim penilai internal kunjungi Kejaksaan Metro untuk menilai menuju WBK, dan ini yang pertama di Lampung. Semuanya bagus, tapi untuk hasil nanti kita masih menilai yang lain juga,” ucapnya kepada pojokpesisir.com saat diwawancarai.

 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Metro, Virginia Haristavianne menanggapi hal tersebut hanya sebatas penilaian saja dan belum menuai hasil yang menjanjikan. Mengingat dalam proses mendapatkan penghargaan Zona Integrasi menuju WBK dan WBBM juga akan adanya penilaian lebih lanjut dari Tim Penilai Nasional (TPN).

 

Diketahui, kunjungan TPI ke Kejaksaan Negeri Metro merupakan kali pertama dan akan secara berkala untuk melanjutkan penilaian di Kejaksaan Negeri Kalianda serta Kejaksaan Negeri Tanggamus.

 

“Hasilnya belum tau, nanti kita masih sama-sama menunggu. Untuk pembahasan selanjutnya nanti masih nunggu dari penilaian tim TPN, mudah-mudahan menggambarkan sesuatu, saya maunya seperti itu” Ucapnya.

 

Setelah adanya penilaian dari TPI Kejagung, sebanyak enam poin perubahan yang akan ditingkatkan di Kejari Metro untuk lebih memaksimalkan pelayanan.

 

“Yang diprioritaskan pastinya semua bidang di enam area perubahan itu tadi. Seperti Management Perubahan, terus Penataan Tata Laksana, Penataan Management SBM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan yang keenam itu Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik,” Kata Kajari Metro.

 

Selain itu, Kepala Kejaksaan Negeri Metro juga membeberkan pemberlakuan digital dalam mengetahui keluar masuknya tamu di Kejaksaan. Sehingga diharapkan akan lebih efesien ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

 

“Sekarang kan sampai nomer mobilnya juga harus difoto, disampaikan ke dalam, kalau ada tamu kita juga dikabarin. Misalnya mau ketemu dengan Kajari, langsung Kajari mendapatkan notifikasi bahwa ada tamu namanya siapa dan seterusnya seperti itu,” Tutupnya.

 

Berdasarkan pantauan pojokpesisir.com, TPI yang dipimpin Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawas (JAMWAS) Kejagung RI, Dr Asri Agung turut menyisir tempat-tempat layanan yang ada dan sesekali memberikan arahan untuk selanjutnya sebagai acuan guna menciptakan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. (ROMA)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button