Topik Terkini

Akibat Kericuhan, Senat Boikot Fakultas Hukum UMM

Metro – Akibat dari kericuhan antar mahasiswa yang terjadi di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Metro pada hari Rabu (16/11/2022) kemarin, Para anggota Senat Fakultas tersebut memboikot gedung Fakultas Hukum.

Dalam pantauan pojokpesisir.com, Kamis, 17 November 2022, tak terlihat satupun mahasiswa Fakultas hukum di Universitas Muhammadiyah Metro yang melakukan pembelajaran maupun aktifitas.

Pemboikotan tersebut dilakukan dengan memasang tiga buah besi pembatas tepat di depan pintu utama Gedung tersebut. Selain itu juga, para anggota Senat memasang dua banner, masing-masing bertuliskan ‘Gedung Ditutup Mahasiswa’ dan ‘Disita Mahasiswa’.

Sekretaris Senat Fakultas Hukum, Fahri Nazimudin Marga, mengatakan pihaknya terpaksa melakukan pemboikotan pada gedung tersebut.

“Ini merupakan instruksi dari Ketua Senat, M Ridho Anugrah. Karena dari jajaran birokrasi kampus tidak mampu menyelesaikan persoalan ini,” katanya saat dikonfirmasi pojokpesisir.com, Kamis (17/11/2022).

Fahri juga menjelaskan persoalan yang terjadi pada September 2022 lalu saat Mastama (ospek).

Menurutnya, memang ada persoalan saat Mastama. Akibat persoalan itu, kedua belah pihak ingin pihak kampus menyelesaikan.

“Namun hingga saat ini, pihak kampus tidak juga melakukan mediasi kepada kita,” ungkapnya.

Fahri mengatakan, dirinya sudah mendapatkan informasi dari Wakil Dekan III Fakultas Hukum, Edi Ribut, bahwa pihak fakultas sudah memberikan surat kepada rektorat.

“Surat sudah diberikan dua kali ke rektorat. Surat itu perihal mohon mediasi antara kedua organisasi mahasiswa tersebut, tapi sama Wakil rektor III malah mengarsipkan surat tersebut,” ungkap Fahri mengulang pesan Wakil Dekan III itu.

Dengan tidak adanya respon, pihak Senat Fakultas Hukum menduga ada proses mengkambing hitamkan yang dilakukan oleh pihak rektorat.

“Jangan-jangan ini ingin mengadu domba, karena tak ada itikad untuk melerai persoalan. Maka dari itu, karena tidak ada tindakan juga hingga saat ini, maka kami memboikot gedung tersebut,” pungkasnya.

Dari informasi yang diterima pojokpesisir.com, saat ini proses belajar mengajar yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Metro melalui dalam jaringan (daring).

Hal itu tertuang dalam surat instruksi yang ditandatangani oleh Rektor UMM, Jazim Ahmad, dengan Nomor 1536/11.3.AU/F/EDR/UMM/2022.

Surat Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 48 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada Kondisi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Isi surat itu mencakup tiga hal yaitu:

1. Pelaksanaan perkuliahan pada tanggal 17, 18, 19, 21 November 2022 dilaksanakan melalui pembelajaran jarak jauh (daring).

2. Layanan administrasi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro ditiadakan pada tanggal tersebut.

3. Layanan administrasi dan perkuliahan secara luring maupun daring dilaksanakan mulai tanggal 22 November 2022.

“Berkaitan dengan hal tersebut, kami mohon Saudara agar dapat menginformasikan kepada seluruh Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa di lingkungan unit,” tulis surat tersebut.

Sementara hingga berita ini diterbitkan, pihak rektorat Universitas Muhammadiyah Metro belum memberikan jawaban terkait masalah tersebut. (Rtl)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button