Daerah

Terkait Obat Sirop, Kejaksaan Negeri Bersama Dinkes Metro Sidak 58 Apotek

METRO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro kunjungi 58 apotek di wilayah hukumnya, Senin (7/11/2022).

Bersama Diskes setempat, mereka melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk antisipasi peredaran obat sirop terlarang, diantaranya Termorex Sirup (obat demam), Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup (obat demam), Unibebi Demam Drops (obat demam), Parasetamol Drops 15 ml, Parasetamol Sirup Rasa Mint 60 ml, Vipcel Sirup 60 ml.

Kasi Intelijen Kejari Metro, Debi Resta Yudha, mengatakan dalam monitoring tersebut tidak ditemukan apotek yang menjual obat sirop terlarang.

“Memang ditemukan banyak apotek yang tidak menjual obat sirop yang dilarang tersebut, tetapi ada yang sebelumnya menjual tapi sudah tidak melakukan penjualan lagi,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, obat sirup yang dilarang tersebut peredarannya sudah ditarik oleh distributor obat.

“Saat ini peredaran obat sirop tersebut sudah dilakukan penarikan oleh distributor obat, jadi sudah tidak diperjualbelikan lagi,” tuturnya.

Dirinya memastikan, peredaran obat sirup yang dilarang tersebut tidak ada lagi diperjualbelikan di Metro.

“Metro sudah dipastikan bebas dari penjualan obat sirop yang dilarang tersebut, dan tidak diperjualbelikan lagi,” tukasnya. (Martin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button