DaerahTopik Terkini

Kunjungi Daerah Terpencil LKS Alamanda Salurkan Bantuan

 

Tanggamus – Jelang Ramadhan 1444 H, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Alamanda bekerjasama dengan Kitabisa.com menyalurkan bantuan peralatan sholat dan Alquran serta Sembako kepada masyarakat Tanggamus secara langsung, Jumat 17 Maret 2023.

 

Tak hanya wilayah dekat, tim relawan kemanusian itu bahkan mendatangi salah satu pemukiman yang jaraknya jauh dari pusat kota kecamatan maupun desa induknya bahkan kepala dusunnya, yakni RT 12 Dusun 06, atau biasa disebut Olok Guci Desa/Pekon Balak Kecamatan Wonosobo.

Lokasi dusun Olok Guci berada dibawah pegunungan dan perkebunan warga, dengan jumlah kepala keluarga sekitar 30 orang dengan 80 jiwa yang bahkan rumah warga ada yang terpencar dari komplek di RT setempat.

 

Para penduduknya, 100 persen adalah petani kopi dan palawija dengan kondisi ekonomi yang minim didominasi rumah papan berlantai tanah dengan satu tempat ibadah masjid yang tampak disana juga terbuat dari papan.

 

Untuk menuju kesana, membutuhkan beberapa perjuangan, pasalnya lokasi tersebut hanya dapat dicapai motor modifikasi trail atau berjalan kaki sebab beberapa titik jalan tanjakan dulunya pernah dibangun namun saat ini kondisinya telah rusak.

 

Selain itu juga terdapat beberapa titik jalanan curam berbalut jalan tanah becek, namun tak mengurangi semangat tim yang dipimpin Ketua LKS Alamda Tanggamus, Roswati Purwantari bersama Arya, selaku perwakilan orang baik dari Kitabisa.com.

 

Dalam hal penerangan rumah, masyarakat di Olok Guci memanfaatkan turbin air sebab jalur listrik PLN juga belum dapat mencapai pemukiman tersebut sebab area yang terpencil.

Keprihatinan kondisi jalan menuju Dusun Olok Guci juga disampaikan Armaja selaku Tokoh Dusun Olok Guci, bahwa yang dirasakan dirinya dan para warga disana cukup banyak diantaranya jalan yang sulit sehingga susah untuk wara wiri baik menuju dusun induk, kecamatan maupun perkotaan.

 

“Kesana kemarinya susah, anak sekolah juga cukup susah karena berjalan kaki sangat jauh bahkan banyak yang putus sekolah,” kata Armaja.

 

Kemudian, terkait apabila ada warganya yang sakit ketika tidak bisa dibawa oleh sepeda motor maka akan digendong secara bergantian oleh masyarakat yang memang dikenal saling tolong menolong disana.

 

“Untuk kesehatan dan sekolah bergantung pada jarak yang cukup jauh sekitar 3 kilometer atau jika berjalan kaki sekitar 1 jam dengan medan jalan yang sulit,” ujarnya.

 

Selanjutnya, terkait pendidikan agama, Armaja mengaku mendidikasikan hidupnya juga untuk mengajar pendidikan agama kepada puluhan anak yang berada di dusun setempat.

 

“Untuk agama, saya yang ajarin ngaji dan sholat. Sekarang sekitar ada 20 anak yang mengaji,” ungkapnya.

 

Armaja mengaku, bahwa pihaknya telah mengajukan pembangunan jalan yang layak sehingga dapat membantu meringankan beban hidup warga disana.

 

“Kalo mengajukan sudah, mungkin belum bisa direalisasikan. Tapi kami sangat berharap adanya bantuan untuk jalan ke daerah kami,” ucapnya.

 

Menurut Armaja, terkait kondisi masjid berdinding papan dan saat ini juga membutuhkan ia telah meminta bantuan kepada LKS Alamanda yang telah datang 3 kali ke daerahnya.

 

“Terima kasih kepada LKS Alamanda yang telah 3 kali datang memberikan bantuan. Kami juga berharap adanya bantuan pembangunan masjid di daerah kami sehingga,” tutupnya.

 

Ditempat sama, Ibu Dede salah satu penerima bantuan LKS Alamanda mengaku sangat terbantu atas 3 kali kedatangan tim tersebut yang telah memberikan bantuan baik Sembako, pakaian maupun peralatan sholat.

 

“Terima kasih kepada LKS Alamanda atas bantuanya yang sudah datang kesini sebanyak 3 kali. Semoga bisa kembali lagi kesini,” ucap ibu Dede.

 

Sementara itu, Ketua LKS Alamanda, Roswati Purwantari mengatakan, pihaknya beberapa kali datang ke Olok Guci sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat disana, dan terkait bantuan peralatan sholat serta Alquran, lantaran ia melihat hanya ada 3 Alquran dalam kondisi telah usang di masjid setempat.

 

“Waktu kami pernah kesana, kami lihat hanya ada 3 Alquran dalam kondisi telah usang dan sobek-sobek. Maka kunjungan ketiga sengaja kami bawa bantuan mukena, sajadah dan Alquran,” kata Roswati.

 

Sambungnya, bantuan-bantuan yang diserahkan kepada masyarakat setempat merupakan donasi dari orang-orang baik melalui kitabisa.com.

 

Ia menjelaskan, bahwa perjalanan menuju Olok Guci tergolong sulit namun menyenangkan sebab dapat berkunjung ke wilayah yang jauh dari perkotaan dengan menaiki motor trail.

 

“Dusun Olok Guci sangat jauh dari pedesaan maupun pusat kota kecamatan, dengan jalan yang cukup sulit untuk untuk dijangkau berada di pegunungan. Harapannya agar dibangun jalan kesana,” harpanya.

 

Roswati mengaku, bahwa pihaknya juga akan menggalang dana untuk Masjid Olok Guci bersama Kitabisa.com sehingga dapat dibangun dengan permanen agar masyarakat setempat merasanya nyaman saat melaksanakan ibadah.

 

“Untuk pembangunan masjid, kita sedang menggalangkan dana. Kita sudah mencarikan donasi melalui orang baik yang akan berdonasi, terlebih akan bulan puasa dan juga untuk masjid kan sepanjang masa. Mudah-mudahan banyak yang berdonasi, sehingga masjid di olok guci bisa terbangun seperti masjid pada umumnya,” bebernya.

 

Kesempatan itu, Roswati selaku ketua LKS Alamanda juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Kitabisa.com yang telah banyak membantu LKS Alamanda apalagi disaat menjelang Ramadhan ia dipercaya menyalurkan 1500 mukena, Alquran dan sajadah.

 

“Terima kasih kami sampaikan kepada Kitabisa.com yang telah memberikan kepercayaan kepads kami untuk menyalurkan mukena dan alquran sebanya 1.500. Bantuan tersebut sangat bermanfaat sekali untuk masyarakat yang membutukan. Sekali lagi terima kasih orang baik terima kasih kitabisa.com,” tutupnya.

 

(Maulana As)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button